Periode
paleolitikum atau zaman batu tua dimulai pada kira-kira 50.000-100.000 SM.
Disebut zaman batu tua karena alat alat yang digunakan terbuat dari batu-batu
pilihan, dan teknik pembuatanya masih sangat kasar. Dan pada zaman ini juga
ditandai dengan adanya alat-alat dari tulang dan flakes yang tersebar di
berbagai daerah.
Perkembangan kebudayaan ditemukan oleh Von Koenigswald di sekitar Pacitan dan Ngandong. Pada zaman ini manusia hidup
nomaden dengan cara berburu dan meramu,
sesuai dengan sumber-sumber makanan yang disediakan oleh alam. Mereka
juga menggunakan alat dari batu, kayu, tulang sebagai alat perburuan mereka. Alat-alat itu digunakan untuk mempertahankan diri dari
musuh-musuhnya. Dan pada zaman batu tua, mereka sudah pandai menggunakan api
untuk memasak, menghangatkan tubuh, dan mengusir binatang buas.
Peralatan-peralatan
yang digunakan pada zaman itu meliputi kapak perimbas, kapak genggam dimana itu
terbuat dari batu dan digunakan sebagai berburu. Pada zaman itu manusia yang
hidup adalah Pithecanteropus erectus, Homo wajakensis, Meganthropus paleojavanicus.
Sekitar 600.000
tahun yang lalu, bukti-bukti diketemukan didekat danau Turkana, di Kenya, dan di Etiopia.
Berupa peralatan yang masih sangat kasar, yang menandai munculnya zaman batu tua. Peralatan dari batu pada waktu itu dikenal sebagai peralatan
Oldowan. Dibuat
dengan sistem benturan antar batu, yang nantinya akan dijadikan peralatan seperti kapak genggam. Mereka masih mencari makanan di alam.
Peralatan Oldowan ini banyak ditemukan didekat danau, sungai,
padang rumput, maupun gua, banyak
diketemukan pula di jurang Olduvai seiring
dengan perkembangan pada zaman itu, penetak Oldowan berubah lebih sedikit canggih menjadi kapak genggam acheulean. Pada periode ini
banya diketemukan alat-alat selain kapak genggam, seperti serutan dan berbagai alat lain yang terbuat dari batu
