Selasa, 27 Oktober 2015

Kebudayaan Zaman Paleolitikum

Periode paleolitikum atau zaman batu tua dimulai pada kira-kira 50.000-100.000 SM. Disebut zaman batu tua karena alat alat yang digunakan terbuat dari batu-batu pilihan, dan teknik pembuatanya masih sangat kasar. Dan pada zaman ini juga ditandai dengan adanya alat-alat dari tulang dan flakes yang tersebar di berbagai daerah.
Perkembangan kebudayaan ditemukan oleh Von Koenigswald di sekitar Pacitan dan Ngandong. Pada zaman ini manusia hidup nomaden dengan cara  berburu dan meramu, sesuai dengan sumber-sumber makanan yang disediakan oleh alam. Mereka juga menggunakan alat dari batu, kayu, tulang sebagai alat perburuan mereka.  Alat-alat itu digunakan untuk mempertahankan diri dari musuh-musuhnya. Dan pada zaman batu tua, mereka sudah pandai menggunakan api untuk memasak, menghangatkan tubuh, dan mengusir binatang buas. 

Peralatan-peralatan yang digunakan pada zaman itu meliputi kapak perimbas, kapak genggam dimana itu terbuat dari batu dan digunakan sebagai berburu. Pada zaman itu manusia yang hidup adalah Pithecanteropus erectus, Homo wajakensis, Meganthropus paleojavanicus.


Sekitar 600.000 tahun yang lalu, bukti-bukti diketemukan    didekat danau Turkana, di Kenya, dan di Etiopia. Berupa peralatan yang masih sangat kasar, yang menandai munculnya zaman batu tua. Peralatan dari batu pada waktu itu dikenal sebagai peralatan Oldowan. Dibuat dengan sistem benturan antar batu, yang nantinya akan dijadikan peralatan seperti kapak genggam. Mereka masih mencari makanan di alam.

Peralatan Oldowan ini banyak ditemukan didekat danau, sungai, padang rumput, maupun gua, banyak diketemukan pula di jurang Olduvai seiring dengan  perkembangan pada zaman itu, penetak Oldowan berubah lebih    sedikit canggih menjadi kapak genggam acheulean. Pada periode ini banya diketemukan alat-alat selain kapak genggam, seperti serutan dan berbagai alat lain yang terbuat dari batu